Rabu, 07 November 2012

Kesehatan Reproduksi Remaja


DEFINISI KESEHATAN REPRODUKSI
Dalam Konferensi Kependudukan di Kairo 1994, disebutkan bahwa definisi kesehatan reproduksi adalah:
Keadaan sehat yang menyeluruh, meliputi aspek fisik, mental, dan sosial, dan bukan sekedar tidak adanya penyakit atau gangguan di segala hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi, fungsi, maupun proses itu sendiri.
A.     ORGAN REPRODUKSI
Masa remaja merupakan masa pancaroba yang pesat, baik secara fisik, psikis dan sosial. Kesehatan reproduksi merupakan keadaan sehat secara fisik, mental dan sosial secara utuh, tidak semata- mata bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitan dengan sistem, fungsi dan proses reproduksi pada laki-laki dan perempuan.
1.    ORGAN REPRODUKSI PEREMPUAN
            Ovarium (Indung Telur)
Indung telur/ovarium memproduksi sel telur dan hormon perempuan estrogen dan progesteron ,pematangan sel telur  penebalan dinding rahim yg berguna sebagai tempat sel telur bersarang setelah di buahi dipengaruhi oleh hormon
            Tuba Fallopii (saluran telur)
       Saluran telur (tube fallopii) berfungsi sebagai penghubung rongga rahim dan indung telur
            Fimbrae (Umbai-umbai)
Menurut analogi merupakan Jari-jari tangan, umbai-umbai ini berfungsi untuk menangkap sel telur dikeluarkan indung telur
            Uterus (rahim)
Rahim /uterus tempat dimana sel telur yg sudah dibuahi tumbuh dalam rahim selama hamil,jika tidak dibuahi sel telur yg menempel ke dinding rahim,selanjutnya dinding rahim menebal lalu lepas dan mengalir keluar dalam bentuk darah (haid)
            Serviks (leher rahim)
Daerah yang menghubungkan dengan bagian atas vagina. Serviks memproduksi cairan berlendir ( mucus ).
            Vagina (liang kemaluan)
Vagina penghubung antara vagina dan rahim,jalan keluar darah haid dan jalan ke luar bayi ketika lahir
            Klitoris (kelentit)
Organ kecil yang berada diatas uretra dan dilindungi lipatan labium minora. Ukurannya sebesar kacang polong, penuh dengan sel syaraf sensorik dan pembuluh darah.
            Labia (bibir kemaluan)
Labia mayora daerah yang berambut berfungsi sebagai pelindung dan menjaga agar bagian dalam tetap lembab. Labia minora daerah tidak berambut dan memiliki jaringan syaraf sensorik yang sangat peka.
Ø  HORMON ESTROGEN DAN PROGESTERON  PADA PEREMPUAN
ü  Efek hormon estrogen :
          Menyebabkan sifat kewanitaan setelah remaja
          Merangsang pertumbuhan saluran telur, rongga rahim dan vagina
          Membuat dinding rahim menebal, produksi cairan vagina bertambah
          Mengakibatkan tertimbunnya lemak di daerah panggul
          Memperlambat pertumbuhan tubuh
ü  Pengaruh hormon Progesteron pada remaja putri:
          Kulit dan rambut mulai berminyak
          Keringat bertambah banyak
          lengan dan tungkai kaki bertambah panjang
          Tangan dan kaki bertambah besar
          Tulang wajah mulai memanjang dan membesar
          Panggul berkembang lebih besar, vagina mengeluarkan cairan
          Folikel di dinding indung telur mulai membesar, ditandai dengan menstruasi
Ø  MENSTRUASI
Proses peluruhan lapisan dalam (endometrium) rahim yang banyak mengandung pembuluh darah dari uterus melalui vagina.
          Menstruasi pertama (menarche): tanda awal pubertas/kematangan alat reproduksi wanita,artinya sudah menghasilkan sel telur dan jika dibuahi dapat hamil
          Menstruasi pada remaja putri à  Anemia Gizi Besi
Pencegahannya : Tablet Tambah Darah (TTD) 1 tablet/hari selama haid
          Hormon prostagladin      à   rahim berkontraksi         rasa kram/sakit selama menstruasi (dysmenorrhea)
          Penanganan dysmenorrhea :
- Olahraga, yoga, kompres hangat di perut
 - Apabila tidak berkurang, maka dapat dipakai obat-obatan
2.    ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI
            Testis (buah pelir)
            Skrotum
            Vas deferens (saluran sperma)
            Prostat, vesikula seminalis dan beberapa kelenjar lainnya
            Penis
            Preputium
            Testis memproduksi sperma dan penghasil hormon testosteron
            Vesikula seminalis tempat penyimpanan sperma
            Scrotum kantung tipis yang mengelilingi testis dan sebagai alat pengontrol suhu testis
            Epididimis saluran sepanjang 6 cm tempat mengumpulkan sperma dari testis
            Vas deferens saluran yg membawa sperma dari epididimis ke vesikula seminalis
            Uretra bag dari sistem kemih yang mengalirkan air kemih dari kandung kemih dan bag sistem reproduksi yang mengalirkan semen
            Kelenjar prostat bersama sama vesikula seminalis menghasilkan makanan bagi sperma ,cairan ini merupakan bagian terbesar dari semen,cairan lain yang membentuk semen berasal dari vas deferens dan kelenjar lendir dalam kepala penis
Ø  HORMON TESTOSTERON PADA LAKI-LAKI
Dihasilkan sel Leydig dalam testis dan kelenjar anak ginjal (supraneral), menyebabkan perubahan fisik pada remaja :
     tubuh bertambah berat dan tinggi
     pundak dan dada bertambah besar
     keringat bertambah banyak
     kulit dan rambut berminyak
     lengan dan tungkai kaki bertambah panjang
     tulang wajah memanjang dan membesar
     tumbuh jakun, suara menjadi berat
     penis dan buah zakar membesar,diikuti mimpi basah
Ø  MEKANISME FUNGSI KHUSUS  ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI
       Ereksi: pengerasan dan pembesaran penis karena pembuluh darah penis dipenuhi dengan darah
       Ejakulasi: keluarnya cairan sperma melalui saluran kemih, karena rangsangan atau tanpa rangsangan (mimpi basah)
       Mimpi basah: keluarnya sperma saat tidur
       Masturbasi/Onani : merupakan aktifitas merangsang dengan menyentuh atau meraba organ genitalia.
3.    KEBERSIHAN DAN KESEHATAN DIRI
Tips :
       pakaian dalam diganti minimal 2 kali sehari.
       pakailah handuk bersih,  kering, tidak lembab dan berbau
       membersihkan organ reproduksi luar dari depan ke belakang menggunakan air bersih dan dikeringkan menggunakan handuk atau tissue
       tidak boleh mencuci vagina dengan cairan pembilas wanita.
       tidak memakai panty liner dalam waktu lama
       pergunakan pembalut ketika menstruasi, dan diganti paling lama setiap 4 jam atau setelah kencing
       bagi laki-laki harus disunat

Tidak ada komentar: